Pada puisi ini digambarkan penderitaan rakyat. Penderitaan rakyat ini terbukti pada kalimat “mata air airmata kami” penulis hendak menyampaikan bagaimana penderitannya rakyat. “di balik gembur subur tanahmu” menggambarkan kekayaan, “mu” disini digambarkan sebagai penguasa atau pejabat negara, jadi maksut bait tersebut adalah kekayaan yang dimiliki oleh pejabat. “di balik etalase megah gedung-gedungmu” adalah gambaran suatu bentuk kekuasaan. Rakyat mencoba menyimpan dan menyembunyikan penderitaannya. Dibalik kekayaan dan kekuasaan para pejabat negara tersimpan penderitaan yang ditutupupi oleh rakyat. Luasnya bumi ini tak bisa menutupi penderitaan rakyat karena sebenarnya banyak rakyat yang menderita. Banyaknya rakyat yang menderita menjadi seperti mata air yang terus mengalir tiada hentinya. Semakin banyak rakyat menderita, para pejabat seperti hanya membiarkan hal ini terjadi. Karena mereka sudah memiliki kekayaan dan kekuasaan. Tapi, apapun yang dilakukan oleh p...
Komentar
Posting Komentar